Mengintip “Kawasan Kota Kecil Dilereng Gunung”, Desa Tondong Kura

INDONESIASATU.CO.ID:

PANGKEP; “Suasana alam penggunungan dengan udara yang sejuk, gemercik air rimbunnya pepohonan dan pemandangan yang memanjakan setiap mata untuk berlama-lama memandang, menikmati indahnya kawasan kota kecil dilereng gunung, jelang perayaan Idul Fitri 2018 Masehi”

Kawasan kota kecil dilereng gunung ini,  ibu kota desa Tondong Kura Kecamatan Tondong Tallasa, sekitar 20 km dari arah timur bagian  wilayah penggunungan kota Pangkep, dengan perbatasan tiga Kabupaten yakni Kabupaten Barru, Bone dan Pangkep.

Upaya Pemerintah desa yang dinahkodai Muhammad Ihklas, S.Pd,  saat diajak konsultasi Selasa (12/6) dikediamannya, mengatakan bahwa upaya-upaya kami, organisasi peduli lingkungan senantiasa melakukan  pelestarian lingkungan, misalnya penanaman pohon, larangan menebang pohon, larangan perburuan satwa. Juga pelestarian batu permata.

“Bahkan lima tahun yang silam, kami perna dikejutkan munculnya batu permata diwilayah desa kami, membuat ribuan masyarakat berdatangan ke desa ini, mencari batu permata” paparnya.

Menurut Muhammad Ihklas, Lestari hutan bukan saja dinikmati masyarakat pinggir hutan saja, akan tetapi juga dinikmati oleh masyarakat kita, air sebagai sumber kehidupan  bisa mengalir sampai ke kota dan memakmurkan orang kota, bersumber dari hutan,.

“Akan tetap ketika rusaknya hutan yang akan disalahkan masyarakat sekitar hutan, terkesan bahwa masyarakat pinggir hutan sebagai penanggung jawab atas keberlangsungan dan lelstarian hutan dan orang kota hanya sebagai pemanfaat atas hasil hutan adanya kepedulian terhadap hutan dan masyarakat sekitar hutan” keluhnya

Selain itu, Muhammad Ihklas juga menuturkan persiapan warga jelang pelaksanaan hari raya Idul fitri di masjid besar Tondong kura, yang berdiri megah ditengah pemukiman warga lereng gunung. (herman djide)

  • Whatsapp

Index Berita